Jombang (19/6) Pondok Pesantren Gadingmangu semakin memperkuat komitmennya terhadap modernisasi dan efisiensi operasional melalui implementasi penggunaan Smart Card. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PT. TKI, menandai langkah maju dalam upaya digitalisasi lingkungan pondok pesantren. Peluncuran sistem ini diawali dengan sesi pelatihan intensif mengenai aplikasi B-School dari BSI, yang dirancang khusus untuk mendukung penggunaan kartu pintar ini.
Pelatihan yang diselenggarakan tersebut melibatkan seluruh tenaga basis data Pondok Pesantren Gadingmangu, dengan tujuan utama untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengoperasikan aplikasi Smart Card. Rifandi Dwi Sulistiyo, perwakilan dari tim Implementator PT TKI, menegaskan bahwa pelatihan ini krusial untuk memastikan transisi yang mulus dan pemanfaatan optimal dari teknologi baru ini. Fokus pelatihan ditekankan pada kemudahan penggunaan dan fungsionalitas sistem agar dapat diintegrasikan secara efektif dalam aktivitas sehari-hari.
Yusida Zuliana, Financial Technology Retail Marketing BSI Area Surabaya Raya, menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan tindak lanjut konkret dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah disepakati antara BSI dan Pondok Pesantren Gadingmangu. Kerjasama ini menunjukkan komitmen BSI dalam mendukung pengembangan ekosistem digital di sektor pendidikan Islam, selaras dengan visi BSI untuk menghadirkan solusi perbankan syariah yang inovatif dan relevan.
Kehadiran Enggar Ardiana dari Funding Transaction Relationship BSI KC Jombang dalam acara pelatihan ini turut menunjukkan dukungan penuh dari pihak perbankan terhadap proyek digitalisasi di Pondok Pesantren Gadingmangu. Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada penyediaan infrastruktur teknologi, tetapi juga mencakup bimbingan dan dukungan teknis berkelanjutan, memastikan sistem Smart Card dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat maksimal.
Nurul Firdaus, Sekretaris Pondok Pesantren Gadingmangu, menyambut baik inisiatif ini dengan antusias. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam mewujudkan visi digitalisasi di Pondok Pesantren Gadingmangu. Dengan adanya Smart Card, berbagai aspek operasional seperti absensi santri, sistem kartu makan, hingga berbagai transaksi keuangan internal dapat dilakukan secara lebih efisien dan terintegrasi, mengurangi penggunaan uang tunai dan meminimalkan potensi kesalahan administratif.
Implementasi Smart Card ini diharapkan akan membawa Pondok Pesantren Gadingmangu menuju era baru pengelolaan yang lebih modern dan transparan. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh santri dan staf, memperkuat posisi Pondok Pesantren Gadingmangu sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Other articles you might like;

