Momen Hari Raya Idul Adha 1447 H kembali menjadi ajang untuk berbagi kebaikan bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu yang berlokasi di Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Pada Rabu (27/5/2026), lembaga pendidikan agama ini sukses menggelar agenda rutin tahunan bertajuk Tebar Kurban. Kegiatan sosial yang selalu dinantikan oleh masyarakat sekitar ini merupakan wujud nyata kepedulian pesantren dalam merayakan hari besar umat Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga.
Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak begitu kental mewarnai pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Seluruh elemen keluarga besar Ponpes Gadingmangu, mulai dari para santri, tenaga pengajar, hingga jajaran pengurus, saling bahu-membahu melaksanakan ibadah kurban. Berkat sinergi yang kuat, Ponpes Gadingmangu berhasil menyembelih hewan kurban dalam jumlah yang cukup fantastis, yakni sebanyak 21 ekor sapi dan 104 ekor kambing.
Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa dan menjaga kenyamanan bersama, panitia menerapkan sistem distribusi yang sangat terstruktur. Proses penyaluran daging kurban disebar secara merata dan dilaksanakan di 21 titik lokasi yang telah dipetakan sebelumnya. Menariknya, untuk memastikan pembagian berjalan lancar, sebanyak 3.203 paket daging kurban didistribusikan dengan cara diantar langsung ke rumah-rumah warga penerima manfaat.
Humas Ponpes Gadingmangu, Rudi Haryanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan mekanisme khusus untuk menjaga ketertiban selama kegiatan pendistribusian. Pada pagi harinya, panitia terlebih dahulu membagikan kupon kepada warga yang telah didata. Selanjutnya, proses pembagian daging kurban baru mulai dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB. “Alhamdulillah selama proses pembagian tidak ada kendala dan masyarakat juga tertib saat mengantre,” ungkap Rudi.
Antusiasme masyarakat sekitar dalam menyambut pembagian daging kurban ini sudah terlihat sejak siang hari. Kegembiraan tersebut salah satunya dirasakan oleh Rubiyati, seorang warga asal Desa Plumpung. Ia mengaku sangat bersyukur dan senang karena kembali mendapatkan undangan untuk menerima bingkisan daging kurban dari keluarga besar Ponpes Gadingmangu yang tentunya sangat bermanfaat bagi keluarganya.
Ada hal yang istimewa dan patut diapresiasi dari pelaksanaan program Tebar Kurban Ponpes Gadingmangu tahun ini, yakni penerapan konsep Eco-Kurban. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, panitia berinovasi meminimalisasi volume sampah dengan tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, pengemasan daging kurban sepenuhnya menggunakan bahan-bahan tradisional yang ramah lingkungan, yaitu paduan antara besek bambu yang dialasi dengan daun jati.

