SURABAYA – Pondok Pesantren Gadingmangu kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi dalam bidang pelestarian lingkungan. Pesantren ini berhasil meraih Penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama Tingkat Provinsi Jawa Timur dan sukses masuk dalam daftar tujuh besar penerima penghargaan bergengsi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur, yang diselenggarakan di The Trans Luxury Hotel Surabaya pada Selasa (20/10/2026).
Penghargaan pelestarian lingkungan tersebut diserahkan langsung oleh Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Wahono Santoso, bersama Kepala DLH Provinsi Jawa Timur, Nur Kholis, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur. Pencapaian ini merupakan bentuk apresiasi nyata dari pemerintah provinsi atas komitmen dan konsistensi pesantren dalam meningkatkan kepedulian terhadap ekosistem.
Keberhasilan tersebut turut mengundang rasa bangga dari pemerintah daerah setempat. Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kabupaten Jombang, Luluk Iftitah, memberikan apresiasi tinggi atas capaian Pondok Pesantren Gadingmangu yang dinilai mampu membawa nama baik daerah. “Kami sangat mengapresiasi Pondok Pesantren Gadingmangu yang berhasil menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Jombang dan sukses menembus peringkat tujuh besar di tingkat Jawa Timur,” ungkap Luluk.
Menanggapi penganugerahan ini, Sekretaris Pondok Pesantren Gadingmangu, Nurul Firdaus, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada berbagai pihak. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak sehingga Pondok Pesantren Gadingmangu berhasil mendapatkan predikat sebagai Pesantren Ramah Lingkungan atau Eco Pesantren,” tuturnya di sela-sela acara.
Lebih lanjut, penganugerahan dan dukungan sarana dari penghargaan ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Prestasi ini diproyeksikan dapat semakin memotivasi warga pondok untuk menerapkan perilaku hidup ramah lingkungan, serta memacu sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, terpadu, dan berkelanjutan di dalam lingkungan pesantren.
Acara penganugerahan ini juga dirangkai dengan kegiatan Launching Dokumen Profil Keanekaragaman Hayati (Profil KEHATI) dan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP KEHATI) Provinsi Jawa Timur. Acara yang berskala luas ini turut dihadiri oleh tamu kehormatan internasional, yakni Karin Allgoewer selaku Commission Manager GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH), yang mewakili badan pemerintah federal Jerman di bidang kerja sama pembangunan internasional.

