Jombang (9/6/2025) Pondok Pesantren Gadingmangu kembali melaksanakan ibadah kurban tahunan sebagai wujud pengamalan sunah Rasulullah SAW. Perayaan Hari Raya Iduladha kali ini terasa istimewa dengan komitmen pesantren dalam menerapkan konsep Eco Qurban, sebuah inisiatif ramah lingkungan yang sejalan dengan program pemerintah. Kegiatan penyembelihan dan pendistribusian daging kurban berlangsung selama tiga hari, melibatkan seluruh elemen pesantren dan masyarakat sekitar.
Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Pondok Pesantren Gadingmangu menyembelih 18 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Seluruh prosesi, mulai dari penyembelihan, pengulitan (boleng), pemotongan daging dan tulang, hingga penimbangan, melibatkan aktif para pengurus pondok, ustadz-ustadzah, dan seluruh santri. Keterlibatan santri ini menjadi bagian dari edukasi langsung mengenai tata cara pelaksanaan ibadah kurban yang benar dan higienis.
Uniknya, Pondok Pesantren Gadingmangu mengadopsi konsep Eco Qurban, sebagaimana disampaikan oleh Nurul Firdaus, Sekretaris Pondok Pesantren Gadingmangu. “Pada tahun ini, seperti tahun sebelumnya, kami menerapkan Eco Qurban dalam rangka mendukung program pemerintah,” ujarnya. Inovasi ini diwujudkan dengan mendistribusikan daging kurban menggunakan besek yang terbuat dari bahan alami dan ramah lingkungan, menggantikan kantong plastik konvensional.
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi sampah plastik, tetapi juga untuk menjaga kebersihan dan higienitas seluruh proses. Firdaus menambahkan, “Kami menjaga kebersihan tempat penyembelihan agar daging yang dibagikan tetap higienis.” Komitmen terhadap kebersihan dan keberlanjutan ini menjadi salah satu nilai tambah dari pelaksanaan kurban di Pondok Pesantren Gadingmangu.
Daging kurban yang telah diproses kemudian didistribusikan secara merata kepada seluruh warga di sekitar Pondok Pesantren Gadingmangu. Aksi berbagi ini menjadi manifestasi nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang selalu ditanamkan di lingkungan pesantren. Pembagian daging ini diharapkan dapat membawa berkah dan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar.
Pelaksanaan ibadah kurban dengan pendekatan Eco Qurban ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Gadingmangu tidak hanya fokus pada aspek spiritual semata, namun juga peduli terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain dalam menjalankan kegiatan keagamaan dengan tetap memperhatikan dampak lingkungan.

