Jombang (7/12) Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jombang menyelenggarakan seminar kesehatan bertema “Warga LDII Peduli TBC”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu pagi di Aula Pondok Pesantren Gadingmangu Jombang, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TBC).
Ketua Panitia, dr. Bani Cahyo, dalam sambutannya menjelaskan alasan pemilihan tema seminar. Menurutnya, Tuberkulosis masih menjadi salah satu penyakit menular yang paling memprihatinkan di Indonesia, bahkan dunia. “Berdasarkan data epidemiologi, TBC menduduki peringkat pertama dalam daftar penyakit menular. Setiap 20 detik, satu kematian terjadi akibat TBC, dan setiap satu detik muncul pasien baru yang terinfeksi kuman TBC,” ungkapnya.
Dr. Bani juga menyoroti tingkat penyebaran TBC yang sangat tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyebar melalui droplet udara ketika seseorang batuk, bersin, atau berbicara. “Kuman TBC dapat tersebar dengan sangat masif, terutama di lingkungan dengan ventilasi yang buruk, rumah yang berdempetan, serta udara yang lembab, yang menjadi tempat ideal bagi kuman untuk berkembang,” jelasnya.
Seminar tersebut tidak hanya dihadiri oleh warga LDII, tetapi juga para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di pesantren. Syahrial, salah satu tenaga kesehatan di Pondok Pesantren Gadingmangu, menyampaikan antusiasmenya usai mengikuti kegiatan ini. “Sangat menyenangkan bisa belajar lebih dalam tentang TBC! Pengetahuan baru ini akan membuat saya lebih siap dalam menjalankan tugas sebagai nakes di pondok Gadingmangu,” ujar Syahrial dengan penuh semangat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial LDII dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional. Selain seminar, LDII sebelumnya juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial, baik dalam bentuk pelayanan kesehatan langsung maupun kegiatan edukasi. Melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan profesional, LDII Kabupaten Jombang optimis bahwa upaya ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan TBC, khususnya di lingkungan masyarakat Kabupaten Jombang.

