Jombang (04/03) – Senin, 04 Maret 2024 pk 10.00 WIB, Ponpes Gadingmangu bekerjasama dengan MUI mengadakan Sosialisasi Produk Halal ke Pedagang makanan dan minuman yang berjualan di sekitar Pondok Pesantren Gadingmangu. Acara Sosialisasi ini berlangsung di Aula Masjid Luhur Ponpes Gadingmangu.
Sosialisasi Produk Halal ini dibuka oleh humas Ponpes Gadingmangu Toto Raharjo, S. Pd. dengan dihadiri oleh Sekretaris MUI dan Ibu Nurun Nayiroh, M. Si, dari P3H Kemenag kabupaten Jombang di Ponpes Gadingmangu Perak Jombang dan puluhan pedagang makanan dan minuman yang berjualan di sekitar Pondok Pesantren Gadingmangu.
“Selanjutnya untuk proses administrasi nanti akan dikolektif oleh pondok pesantren Gadingmangu sehingga semua bisa “Selanjutnya untuk proses administrasi nanti akan dikolektif oleh pondok pesantren Gadingmangu sehingga semua bisa tersertifikasi halal dari MUI” ujar Toto Rahardjo dalam pembukaan acara.

Dalam Sosialisasi tersebut Sekretaris MUI mengungkapkan, “Indonesia berpotensi sebagai pusat industri halal dunia sekaligus kiblat industri fashion dunia, ditargetkan tujuan tersebut dapat tercapai pada tahun 2024”
Kementerian agama juga akan terus mendukung kerjasama produk halal ditingkat global, sebab pemerintah juga memiliki cita-cita dalam mewujudkan halal Indonesia untuk masyarakat dunia.
Pada tanggal 17 Oktober 2024 Semua produk di masyarakat harus sudah berlabel sertifikat halal dan bila tidak maka akan ada sangsi yang akan diberikan kepada pelaku usaha.
Adapun ketentuan sertifikat bagi UMKM diantaranya, produk yg dihasilkan wajib bersertifikat, ada juga standar halal yg ditetapkan BPJPH, dan Minimal ada Pernyataan berupa akad/ikrar yg berisi kehalalan dan PPH.
“Manfaat sertifikat halal bagi UMKM diantaranya meningkatkan kepercayaan konsumen, memberi jaminan, memperluas jaringan distribusi produk, memberi nilai tambah, juga meningkatkan kemampuan dalam pemasaran dan memiliki kesempatan dalam meraih pasar halal global” ujar Sekretaris MUI.

